Kompetensi, Pengalaman, dan Tata Kelola: Pilar Peran Riris Ismail di Bank SulutGo

0 299

HarianMetro. co, SULUT-GO – Rania Riris Ismail resmi dipercaya menjabat sebagai Komisaris Bank SulutGo setelah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 10 Februari 2026. Pengangkatan ini menempatkan sosok profesional keuangan bersertifikasi pada posisi strategis dalam fungsi pengawasan bank milik pemerintah daerah tersebut.

Karier profesional Riris berakar dari ketertarikannya pada bidang akuntansi sejak bangku sekolah menengah. Minat tersebut kemudian dikembangkan secara konsisten melalui pendidikan formal dan pengalaman kerja yang terstruktur di sejumlah perusahaan nasional dan multinasional.

Salah satu keunggulan Riris terletak pada kompetensi multidisiplin yang dimilikinya. Sebagai Financial Advisor aktif, ia terbiasa melakukan analisis menyeluruh terhadap kondisi keuangan klien, menyusun strategi investasi, serta memberikan rekomendasi pengelolaan aset yang berorientasi jangka panjang. Pengalaman ini membentuk kemampuan analitis dan pola pikir strategis yang krusial dalam fungsi pengawasan perbankan.

Iklan

Pengalaman manajerialnya sebagai Finance Manager di PT Buana Lautan Mas, Jakarta, semakin memperkuat pemahaman praktisnya terhadap operasional keuangan perusahaan. Dalam peran tersebut, Riris menangani berbagai aspek penting, mulai dari penyusunan anggaran, perencanaan keuangan, pelaporan keuangan, hingga koordinasi dengan auditor eksternal.

Dari sisi pengelolaan risiko, Riris mengantongi sertifikasi Certificate Risk Management Officer (CRMO), yang menegaskan penguasaannya terhadap kerangka kerja manajemen risiko secara komprehensif. Sertifikasi ini mencakup pemahaman atas risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional, hingga risiko kepatuhan seluruhnya menjadi aspek vital dalam industri perbankan.

Usman Dunda

“CRMO membekali profesional dengan perangkat untuk melakukan penilaian risiko, menyusun mitigasi, serta membangun sistem peringatan dini. Kompetensi ini sangat relevan bagi seorang komisaris yang bertugas mengawasi eksposur risiko bank,” ungkap seorang praktisi manajemen risiko perbankan.

Pengalaman Riris di Toyota Astra Motor Group turut memberikan paparan terhadap standar tata kelola korporasi yang tinggi. Dalam lingkungan perusahaan multinasional, penerapan sistem pengendalian internal, kepatuhan, serta pengukuran kinerja dilakukan secara ketat dan berkelanjutan. Pengalaman tersebut menjadi referensi penting dalam memahami praktik good corporate governance.

Saat ini, Riris juga tengah menempuh pendidikan Magister Manajemen Ekonomi, dengan fokus pada keuangan dan business marketing. Pendalaman akademik ini melengkapi pengalaman praktis yang dimilikinya, sehingga membentuk perspektif yang seimbang antara pendekatan teoritis dan realitas bisnis.

Selain itu, perannya sebagai Bendahara Umum HIPMI Gorontalo memperkaya pemahamannya terhadap dinamika dunia usaha lokal, khususnya sektor riil yang menjadi basis utama nasabah bank daerah.

“Pengangkatan ini didasarkan pada kebutuhan akan figur dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang relevan,” ujar Erwin Ismail, menegaskan bahwa aspek kompetensi menjadi pertimbangan utama.

Dengan kombinasi pendidikan berkelanjutan, pengalaman lintas sektor, sertifikasi profesional, serta pemahaman terhadap ekosistem bisnis lokal, Riris Ismail dinilai membawa kompetensi berlapis dalam menjalankan fungsi pengawasan strategis di Bank SulutGo.(*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.