HarianMetro.co, POHUWATO – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Gorontalo memulai pemeriksaan terinci atas upaya penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Pohuwato, Senin (18/11/2024).
Pemeriksaan ini mencakup kegiatan tahun anggaran 2023 hingga semester I tahun 2024, dengan fokus pada peningkatan ketahanan bencana di tahap pra-bencana.
Pemeriksaan tersebut digelar di Aula Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pohuwato dan dihadiri Plt. Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, Sekretaris Daerah, Iskandar Datau, Inspektur Daerah, Muslimin Nento, Kepala BPKPD, Tety Alamri, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Iklan
Ketua tim pemeriksa, Misbahuddin, menyampaikan bahwa tujuan pemeriksaan ini adalah menilai efektivitas upaya pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam menyelenggarakan penanggulangan bencana banjir di tahap pra-bencana.
Lingkup pemeriksaan meliputi perencanaan, pengurangan risiko, pencegahan, kesiapsiagaan, peringatan dini, dan mitigasi bencana.

“Semoga pemeriksaan ini dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato, sesuai dengan nilai dasar BPK yaitu integritas, independensi, dan profesionalisme,” ujar Misbahuddin.
Sementara itu, Plt. Bupati Suharsi Igirisa, menyambut baik kedatangan tim pemeriksa BPK. Ia menyebut entry meeting ini merupakan kelanjutan dari survei pendahuluan yang dilakukan pada Oktober 2024.
“Langkah ini penting untuk membangun persepsi yang sama antara pemeriksa dan entitas yang diperiksa. Kami berharap hasil pemeriksaan ini dapat memberikan rekomendasi konstruktif untuk meningkatkan metode penanggulangan banjir, baik dalam perencanaan anggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi kinerja,” ungkap Suharsi.
Plt. Bupati Suharsi juga meminta OPD terkait untuk berperan aktif dalam mendukung pemeriksaan, termasuk menyiapkan dokumen yang diperlukan serta mendampingi tim BPK saat peninjauan lapangan.
“Kehadiran tim BPK menjadi bentuk sinergi yang memastikan anggaran penanggulangan banjir digunakan secara efektif, ekonomis, dan efisien,” tambahnya.
Terakhir, Pemeriksaan terinci ini diharapkan menjadi langkah evaluasi yang mendalam untuk memperkuat kebijakan mitigasi bencana di Kabupaten Pohuwato, sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan anggaran penanggulangan bencana. //AD