HarianMetro.co, POHUWATO – Penguatan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan dunia usaha terus dilakukan di Kabupaten Pohuwato. Hal itu terlihat dari kunjungan kerja Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAMINTEL) Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., ke Pani Gold Mine, Kabupaten Pohuwato, Kamis (13/8/2026).
Kunjungan yang berlangsung di Guest House Pani Gold Mine tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan pihak perusahaan, khususnya dalam memastikan aktivitas investasi pertambangan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam pertemuan tersebut, turut mendampingi JAMINTEL, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato Iskandar Datau, serta jajaran Kejaksaan Negeri Pohuwato.
Iklan
Sementara dari pihak Pani Gold Mine, rombongan disambut Deputy General Manager Operations Pani Gold Mine Irwan Hasri Lupoyo, KTT sekaligus Exploration Support Manager PH Widji Pramadjati, serta Compliance & Government Relation Manager Fabillia Merung.
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang komunikasi terkait pentingnya penerapan tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Compliance & Government Relation Manager Pani Gold Mine, Fabillia Merung, mengatakan pihak perusahaan menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.
“Kami mengapresiasi kunjungan JAMINTEL Kejaksaan Agung RI ke Pani Gold Mine. Bagi kami, komunikasi yang terbuka dan konstruktif dengan pemerintah merupakan bagian penting dalam memastikan kegiatan perusahaan berjalan sesuai ketentuan serta memberi manfaat jangka panjang bagi daerah dan masyarakat,” ujar Fabillia.
Ia menegaskan, Pani Gold Mine berkomitmen menjalankan kegiatan operasional dengan mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip good corporate governance (GCG).
Selain itu, aspek keselamatan kerja, tanggung jawab terhadap lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan.
Menurut Fabillia, sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan diperlukan agar aktivitas investasi dapat berjalan secara berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap daerah.(*)