Gagas Studio Pembelajaran di Era Digital, Sekda Iskandar Akui Semangat Perubahan MTs Negeri 2 Pohuwato

0 569

HarianMetro.co, POHUWATO – Sekolah dituntut harus mampu mengimbangi pesatnya perkembangan teknologi digital, khususnya dalam pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar bagi para peserta didik.

Penguasaan keterampilan digital harus dimulai dari usia dini dengan menerapkan pembelajaran aktif serta inovatif melalui pengawasan arahan dari tenaga pendidik dan orang tua.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah Iskandar Datau saat menghadiri Lounching Studio Pembelajaran di MTs Negeri 2 Pohuwato pada Selasa malam (31/05/2022).

Iklan

Selanjutnya, atas nama Pemerintah Daerah dirinya menyampaikan apresiasi yang besar kepada MTs Negeri 2 Pohuwato yang telah memberikan terobosan baru dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Pohuwato.

“Ini sungguh sangat luar biasa begitu banyak inovasi-inovasi yang digagas MTs Negeri 2 Pohuwato, Insya Allah sepanjang kewenangan di kabupaten kami akan senantiasa mendukung keberhasilan program”, tutur Sekda.

Usman Dunda

Iskandar berharap hadirnya studio pembelajaran tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan terus berlanjut sehingga mampu menjadikan MTs Negeri 2 Pohuwato sebagai contoh bagi sekolah umum lainnya.

“Tentunya, kami selaku Pemerintah Daerah siap mendukung agar program ini bisa berkembang, meskipun dengan anggaran yang belum maksimal tetapi sudah ada. Kedepan kami akan lebih memperhatikan melibatkan semua pihak”, jelas Sekda Iskandar.

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah MTs Negeri 2 Pohuwato Tanti Taha Maya mengaku kesuksesan pembangunan studio pembelajaran ini berkat dukungan yang besar dari Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.

Ia menambahkan munculnya ide studio pembelajaran karena keinginan untuk memiliki saluran Radio TV didasari atas keterbatasan para guru dalam membimbing peserta didik.

“Di era digitalisasi saat ini merupakan solusi bagi kami dalam mengemas pembelajaran untuk lebih menarik, sehingga para siswa tidak hanya monoton pada satu model pembelajaran,” Tanti menandaskan.//Edi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.