Desa Teratai Terdampak Banjir, Kades Simson: Normalisasi Sungai Jadi Solusi

0 364

HarianMetro.co, POHUWATO – Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, terdampak banjir. Peristiwa tersebut sebagaimana dibenarkan Kepala Desa Teratai, Simson Hasan.

Simson mengkonfirmasi, banjir yang melanda wilayahnya tersebut terjadi pada Selasa (03/12/2025).
Kata Kades Teratai, banjir mulai terjadi sejak waktu Magrib.

“Iya benar ada banjir dari kemarin Maghrib. Penyebabnya mungkin karena curah hujan dari bagian hulu,” ujarnya, saat di hubungi melalui via telvon pada Kamis (04/12/2025).

Iklan

Dirinya menyebut bahwa ketinggian air di jalan mencapai sekitar 50 sentimeter. Sejumlah rumah warga juga sempat terendam.

“Rumah yang terendam kemarin itu ada. Namun saat ini sudah tidak ada lagi karena air sudah surut. Berdasarkan pendataan, warga yang terdampak banjir berjumlah 63 KK,” jelasnya.

Usman Dunda

Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah desa saat ini berupaya mencari solusi jangka panjang terutama normalisasi sungai.

“Kami berupaya menormalisasi sungai agar air tidak merembet lagi ke rumah-rumah warga,” pungkas Simson.

Ketika disinggung soal kemungkinan keterkaitan banjir dengan aktivitas pertambangan emas ilegal di wilayah tersebut, Simson tidak menampik.

“Kemungkinan itu. Kemungkinan bisa juga seperti itu,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta para pelaku usaha tambang untuk menghentikan aktivitas mereka.

“Sudah jauh hari saya buat surat untuk menghentikan aktivitas kepada para pelaku penambang. Namun kembali lagi, penindakannya ada di APH,” tegasnya.

Meski air telah surut, Simson mengaku khawatir jika hujan susulan kembali turun. Ia berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi konkret untuk mencegah banjir berulang.

“Harapannya, banjir ini bisa segera teratasi oleh pemerintah, bagaimana bisa mencegahnya,” tutupnya.(*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.