HarianMetro.co, POHUWATO – Dalam upaya mendukung perayaan keagamaan di wilayahnya, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, melakukan tinjauan terhadap pembangunan fasilitas parkir di Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, pada Senin (08/01/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk mengawasi perkembangan pembangunan area parkir, memastikan efisiensinya dalam menampung kendaraan selama upacara keagamaan di pura dan lokasi kremasi.
Penggunaan ekskavator, bantuan dari pejabat tertinggi di wilayah tersebut bagi komunitas Hindu, menunjukkan komitmen untuk memfasilitasi pengaturan parkir untuk acara-acara penting tersebut.
Iklan
Justru, Inisiatif ini menjadi langkah penting untuk memberikan kenyamanan bagi pemuka agama, dan masyarakat yang ikut serta dalam ritual suci tersebut. Sekaligus menciptakan pengalaman parkir yang mudah dan nyaman.
Selama tinjauan tersebut, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh bagi kesuksesan acara keagamaan ini, dengan menyediakan fasilitas yang memadai bagi para pengunjung.

Bahkan, termasuk penataan area parkir yang terawat dengan baik dan aman bagi kendaraan yang hadir dalam upacara tersebut.
“Dalam mendukung upacara keagamaan rutin seperti odalan tahunan di bulan Januari di pura atau ritual ngaben di lokasi kremasi, penting bagi kita untuk memastikan bahwa fasilitas dasar seperti area parkir juga disiapkan dengan baik. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pemuka agama dan para peserta dalam menjalankan ritual dan tradisi keagamaan mereka,” ujar Bupati.
Selain itu, pengaturan area parkir ini dirancang dengan memperhatikan aspek keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi acara keagamaan. Lokasi strategis yang jauh dari jalan utama memastikan minimnya gangguan bagi orang yang lewat dan arus lalu lintas.
“Langkah ini akan sangat berkontribusi pada kelancaran dan keamanan pelaksanaan upacara keagamaan di Pohuwato. Mari bersama-sama bertanggung jawab untuk menjaga area parkir ini setelah selesai dibangun, karena kesadaran bersama dalam merawat fasilitas publik seperti tempat parkir merupakan upaya kolektif dalam mendukung dan merayakan keberagaman budaya dan keagamaan Indonesia, khususnya di Kecamatan Randangan,” pungkasnya.//AD