Membenteng Generasi Muda Boalemo: Satgas TMMD Ke-128 dan Polsek Botumoito Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

0 21

​HarianMetro.co, BOALEMO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 di wilayah Kabupaten Boalemo tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas sumber daya manusia, Satgas TMMD Ke-128 menggelar kegiatan non-fisik berupa penyuluhan bahaya narkoba bagi pemuda dan masyarakat Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Sabtu (25/04/2026).

​Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menghadirkan pemateri dari aparat penegak hukum, Aipda Hamzah dari Polsek Botumoito. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, di mana puluhan pemuda serta orang tua memadati lokasi penyuluhan untuk menyerap wawasan terkait ancaman barang terlarang tersebut. ​Sinergi TNI-Polri Demi Masa Depan Generasi

​Dansatgas TMMD Ke-128, yang juga menjabat sebagai Dandim 1316/Boalemo, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S, menegaskan bahwa pembangunan mental dan karakter masyarakat sama pentingnya dengan pembangunan jalan atau jembatan.

Iklan

​”Satgas TMMD ke-128 ini memiliki misi ganda. Selain menyasar sasaran fisik, kami juga fokus pada sasaran non-fisik. Pengetahuan tentang bahaya narkoba sangat krusial bagi pemuda di Boalemo,” ujar Letkol Czi Wiratama.

​Beliau menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak kepolisian bertujuan untuk memberikan wawasan hukum yang komprehensif. “Narkoba adalah perusak masa depan. Dampak negatifnya sangat masif, baik bagi pemakai maupun pengedar. Kita harus memutus rantai ini karena pemuda adalah penerus bangsa,” tegasnya.

Usman Dunda

​Dalam paparannya, Aipda Hamzah menekankan bahwa hukum tidak akan pandang bulu terhadap siapapun yang terlibat dalam tindak pidana narkotika. Ia menguraikan secara rinci konsekuensi hukum bagi pengedar serta proses rehabilitasi yang harus dijalani oleh pengguna yang telah kecanduan.

​”Jangan sia-siakan masa depan kalian hanya karena narkoba. Pengedar akan dikenakan sanksi hukum yang sangat berat, sementara pemakai akan menghadapi kehancuran fisik dan mental. Kami ingatkan kembali, menjauhi narkoba adalah harga mati,” kata Aipda Hamzah di hadapan para peserta.

​Ia juga mengapresiasi langkah inovatif Satgas TMMD yang telah memfasilitasi pertemuan ini. “Kami berterima kasih kepada Dansatgas TMMD Ke-128 yang telah mempercayakan Polsek Botumoito untuk mengisi materi ini. Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah akan terus kita perkuat untuk menghimbau masyarakat agar tetap waspada,” tambahnya.

​Kehadiran personel TNI di tengah-tengah warga Desa Hutamonu diharapkan mampu memberikan rasa aman dan membawa perubahan positif. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Boalemo semakin cerdas dalam memilah pergaulan dan memiliki imunitas terhadap pengaruh narkoba.

​Kegiatan non-fisik ini menjadi bukti nyata bahwa TMMD 128 hadir sebagai solusi atas kesulitan masyarakat, tidak hanya membangun desa secara material, tetapi juga membentengi moralitas warganya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.