Tutup Lomba Layang-layang Tradisional, Saipul: Piala Ini Akan Bergilir Kedepan

0 223

HarianMetro.co, POHUWATO – Perlombaan layang-layang tradisional (alanggaya) bulia memperebutkan piala Bupati Cup tingkat kabupaten Pohuwato di lapangan proklamasi kecamatan popayato resmi ditutup Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Sabtu (20/08/2022).

Pada lomba yang berlangsung selama 3 hari itu dimenangkan oleh layang-layang dari kecamatan Marisa atas nama Emba Talib dengan nama layang-layang wings, disusul juara 2 layang-layang kupu-kupu dari Popayato dan juara 3 layang-layang jerman asal kecamatan Marisa.

Dikatakan Bupati Saipul Mbuinga yang didampingi Camat Popayato, Zulkifli Buludawa, lomba layang-layang ini masih dalam rangkaian memperingati HUT ke-77 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Iklan Usman Dunda

Diakui, pemerhati layang-layang begitu banyak dikalangan masyarakat, sehingga lomba ini akan digilirkan setiap kecamatan yang insyaallah setelah Popayato akan masuk ke kecamatan lain.

Lebih lanjut, Saipul menjelaskan bahwa layang-layang merupakan satu permainan tradisional yang hingga saat ini masih digandrungi oleh masyarakat. Dengan melihat antusias dari pemerhati serta sudah menjadi bagian dari hobi masyarakat, teciptalah ide dengan menggulirkan lomba tersebut, karena ini piala bergilir maka diatur jadwalnya kedepan.

“Saya harap iven ini tidak dilihat dari besaran bonusnya, melainkan semata-mata ini karena hobi yang insyaallah kedepan bonusnya lebih besar lagi,” ungkap Bupati Saipul.

Sebelumnya, Ketua Panitia, Sudarmono Sompah melaporkan, pelaksanaan lomba layang-layang bulia cup semata-mata untuk melestarikan permainan tradisional di masyarakat. “Lomba yang berlangsung selama 3 hari dari 18 hingga 20 Agustus 2022 diikuti 38 peserta dan 165 buah layang-layang dengan bonus Rp. 10 Juta rupiah bagi yang memperoleh juara 1, 2 dan 3 serta harapan 1, 2 dan 3,” jelas Sudarmono.//Awi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.