Ads Kadis Perkim

Pemda Pohuwato Bakal Gelar Serbuan Vaksinasi Massal di 2 Desa Pesisir Marisa

0 32

HarianMetro.co, POHUWATO – Ditengah serbuan vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Pohuwato, ternyata masih terdapat beberapa Desa cakupan vaksinasinya yang tergolong rendah, seperti Desa Pohuwato dan Pohuwato Timur.

Mengantisipasi hal itu, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga melakukan rapat persiapan pelaksanaan serbuan vaksinasi bersama pihak terkait, di Aula Kantor Desa Pohuwato, Kamis (23/09/2021).

Dalam penyampaiannya, Bupati Saipul menjelaskan di dua bulan terakhir, Pemda getol melakukan vaksinasi di seluruh Kabupaten Pohuwato. Hal ini mengingat progres vaksinasi Kabupaten Pohuwato masih rendah se-Provinsi Gorontalo.

Disisi lain juga, dirinya menegaskan, vaksinasi ini merupakan perintah langsung dari Pemerintah Pusat menuju kehidupan normal di 2022.

“Karena percepatan vaksinasi ini sudah menjadi tanggungjawab kolektif Pemerintah, maka kami bersama Forkopimda terus memacu percepatan dari vaksinasi di tingkat masyarakat,” kata Saipul.

“Hanya saja, tantangan begitu besar yang dihadapi dengan adanya berita dan informasi yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab kaitan dengan vaksin,” imbuhnya.

Iklan Dikes Pohuwato

Selain itu, dirinya meminta melalui Pemerintah Desa kiranya ini bisa diluruskan, memberikan edukasi dan pemahaman yang jelas tentang pentingnya vaksin itu sendiri.

Selanjutnya, Bupati Saipul mengatakan untuk desa yang terletak di pesisir pantai Kecamatan Marisa itu, bahwa pelaksanaan serbuan vaksinasi rencananya akan digelar Sabtu, 25 September 2021 mendatang.

“Dua desa ini akan dilaksanakan sekalian dengan dua gerai massa yang lokasi pelaksanaan di depan kantor Desa Pohuwato,” katanya.

Untuk itu, dirinya berharap keterlibatan dari Pemerintah Desa Pohuwato dan Pohuwato Timur untuk mengajak masyarakatnya sangat diharapkan.

“Insya Allah dengan kebersamaan kita semua, kehidupan normal akan kembali di buka seperti di tahun-tahun sebelum adanya virus ini. Juga semua pembangunan akan berjalan sebagaimana biasa,” jelasnya.

“Bila ada pembangunan yang tertunda di tahun 2020 maupun 2021, itu karena anggaran kita masih direfocusing terkait dengan covid-19 serta vaksin. Jika kita sudah melakukan vaksin maka sudah pasti semua kegiatan pembangunan akan kembali dilaksanakan,” pungkasnya.//usd

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.