Merdeka Copper Gold Memulai Konstruksi Jalan Ke Area Tambang di Pohuwato

0 1,187

HarianMetro.co, POHUWATO – PT Merdeka Copper Gold Tbk. melalui anak usahanya PT Mentari Alam Persada (MAP), memulai pembangunan jalan akses ke area tambang (bypass road) sepanjang 8,9 kilometer, menghubungkan jalan Trans Sulawesi ke lokasi tambang di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Pembangunan itu ditandai dengan penabuhan rebana pada acara syukuran dan doa bersama yang dihadiri pimpinan perusahaan Wakil Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk. Simon James Milroy, Direktur Utama PT PETS dan PT GSM Boyke Poerbaya Abidin, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, Ketua DPRD Pohuwato Nasir Giasi dan Forkopimda Pohuwato.

Diketahui, jalan bypass itu merupakan langkah konkret mendukung kegiatan pertambangan Pani Gold Project, proyek tambang emas yang dikelola bersama oleh PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT Pani Bersama Tambang (PBT).

Proyek konstruksi jalan selebar 10 meter dengan panjang mencapai 8,9 kilometer itu diperkirakan akan selesai tahun depan. Sementara untuk kebutuhan pembangunan jalannya, perusahaan telah melakukan pembebasan lahan dengan menjamin hak para pemilik lahan secara adil.

Simon James Milroy, Wakil Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk menyampaikan bahwa total investasi Rp. 10 triliyun. Menurutnya, proyek tersebut sangat besar dan investasi yang sangat masif, yang akan membawa manfaat bagi banyak orang di Kabupaten Pohuwato.

“Kami akan sangat peduli dengan safety. Tentunya akan membawa income yang besar berupa pajak dan revenue,” kata Simon kepada awak media, Kamis (22/9/2022).

“Akan utamakan kontraktor lokal dan sumberdaya lokal. 2000 karyawan sampai 3000 karyawan pada saat produksi nanti,” imbuhnya.

Simon James Milroy, Wakil Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk saat diwawancarai awak media.

Hal senada juga dijelaskan Direktur Utama PT GSM, PT PETS Boyke Poerbaya Abidin yang akan mewujudkan proyek pertambangan yang bermartabat dan proyek tambang yang benar di Pohuwato. Karena itu menurutnya, dukungan kerjasama baik dalam bentuk moril atau fisik sangat dibutuhkan.

“Ini proyek sustainable berkelanjutan. Proyek besar ini harus bergaung. Kita akan selesaikan semua hambatan,” jelas Boyke.

“Mari kita gaungkan bahwa ini menjadi proyek bersama. Kami bukan hanya menjadi investor, namun menjadi keluarga besar Pohuwato,” lanjutnya.

Untuk diketahui, jalan bypass tersebut dibangun karena pertimbangan faktor keselamatan dalam industri pertambangan sesuai peraturan yang berlaku. Agar aktivitas masyarakat setempat tidak terganggu karena perusahaan ke depan akan menggunakan jalan baru itu untuk sebagian besar operasinya. Perusahaan juga akan menyediakan akses yang dijaga oleh petugas guna memastikan keselamatan warga sekitar yang melintas.

Proyek Emas Pani dan Ekonomi Pohuwato Kedapan

Makin berderapnya Proyek Emas Pani merupakan kabar baik bagi Kabupaten Pohuwato sebagai wilayah operasi tambang. Rekam jejak Grup Merdeka yang mengedepankan good mining practices melalui operasi tambang di Banyuwangi maupun Wetar membuktikan bahwa pertambangan yang bertanggung jawab dapat berjalan beriringan dengan manfaat ekonomi, sosial dan budaya yang diterima masyarakat, sekaligus pelestarian lingkungan.

Dengan meningkatnya aktivitas perusahaan, kebutuhan belanja barang dan jasa di pasar lokal pun akan bertambah. Bertambahnya belanja secara signifikan akan meningkatkan perputaran uang yang pada gilirannya mendongkrak multiplier effect keberadaan perusahaan.

Keberadaan PETS, GSM dan PBT diyakini akan menumbuhkan industri lain di wilayah Pohuwato. Bertumbuhnya industri-industri tersebut sudah barang tentu akan memberikan kesempatan terserapnya tenaga kerja baru.

Merdeka Group sangat berharap bahwa dengan tumbuhnya sektor-sektor penghidupan di luar sektor tambang, masyarakat punya makin banyak pilihan meningkatkan taraf hidup mereka. PGP menargetkan produksi emas bisa tercapai pada 2025.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.