HarianMetro.co, POHUWATO — Pani Gold Mine membangun sediment trap (tanggul penahan sedimen) di hulu Sungai Dulamayo, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, sebagai upaya membantu pengelolaan sedimentasi yang selama ini memengaruhi aliran irigasi pertanian masyarakat di wilayah hilir, Rabu (13/05/2026).
Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari sistem pengendalian sedimentasi guna menjaga kualitas air yang mengalir menuju Sungai Alamuto, Bendungan Taluduyunu, hingga ke saluran irigasi pertanian masyarakat di Kecamatan Duhiadaa dan wilayah sekitarnya.
Selama ini, aliran air dari Sungai Dulamayo turut membawa lumpur dan sedimen hingga ke wilayah hilir. Kondisi tersebut menyebabkan pendangkalan di sejumlah titik saluran irigasi dan memengaruhi kelancaran distribusi air menuju area persawahan masyarakat.
Melalui pembangunan tanggul di kawasan Hulawa, sedimen yang sebelumnya terbawa arus kini dapat tertahan dan mengendap di area dam, sehingga air yang mengalir ke bagian hilir diharapkan menjadi lebih bersih dan lancar.
Dengan sistem tersebut, aliran air menuju lahan pertanian masyarakat diharapkan dapat lebih terkendali dan mendukung kebutuhan pengairan selama musim tanam.
Selain membantu pengendalian sedimentasi, pembangunan dam juga disebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan produktivitas pertanian masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Dalam beberapa waktu terakhir, sedimentasi di sejumlah saluran irigasi menjadi tantangan bagi petani karena berdampak pada distribusi air ke area persawahan. Kondisi itu turut memengaruhi aktivitas pertanian masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pengairan lahan.
Upaya pembangunan dam tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan petani setempat yang selama ini menghadapi persoalan sedimentasi di jalur irigasi.
“Sebagai petani, kami tentu bersyukur kalau memang ada upaya dari perusahaan untuk membantu mengatasi sedimentasi yang selama ini memengaruhi saluran irigasi kami. Harapan kami sederhana, bagaimana air yang masuk ke sawah bisa kembali lebih baik dan lancar supaya lahan pertanian masyarakat bisa kembali ditanami,” ujar Edi Kulabu, salah satu petani di Buntulia.
Ke depan, Pani Gold Mine berharap pembangunan Dam Hulawa dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran sistem irigasi dan produktivitas pertanian di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus membangun kolaborasi dan menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.//HM