HarianMetro.co, POHUWATO – Hari terakhir pelaksanaan Kemah Prasiaga Gerakan Pramuka Kabupaten Pohuwato berlangsung semarak. Kegiatan ditutup dengan jelajah pos prasiaga yang diikuti perwakilan PAUD dari 13 kecamatan se-Kabupaten Pohuwato, Sabtu (8/8/2026).
Jelajah pos dikemas dalam bentuk permainan edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak usia dini. Peserta harus melewati lima pos dengan tantangan berbeda yang telah disiapkan panitia.
Iklan
Titik awal sekaligus pos pertama berada di halaman Kantor Bupati Pohuwato. Peserta kemudian bergerak menuju pos kedua di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), pos ketiga di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), pos keempat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta pos kelima di Rumah Adat Kabupaten Pohuwato.
Di pos pertama, anak-anak mengikuti permainan bertajuk “Rel Kereta”. Mereka diminta melewati lintasan yang telah disiapkan dengan menggunakan dus sebagai sarana permainan.

Dengan bertumpu pada tangan dan lutut, peserta bergerak menyusuri lintasan hingga mencapai garis akhir.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju pos berikutnya. Sepanjang perjalanan, anak-anak mendapat tugas mengamati lingkungan sekitar, di antaranya menghitung rumah yang dilewati, mengenali tanaman yang ditemui, serta mencatat jumlah orang yang mereka lihat.
Hasil pengamatan tersebut selanjutnya menjadi bagian dari tantangan yang diberikan panitia di pos terakhir.
Selama kegiatan berlangsung, setiap peserta didampingi guru serta orang tua atau wali. Pendampingan dilakukan untuk memastikan keamanan anak sekaligus memberikan dukungan selama mengikuti setiap permainan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Meski harus berjalan dari satu lokasi ke lokasi lainnya, anak-anak tetap bersemangat mengikuti berbagai tantangan yang diberikan.
Pimpinan Saka SWBB, Erni Hulubangga, mengatakan Kemah Prasiaga Kabupaten Pohuwato merupakan kegiatan yang masih relatif baru. Tahun ini merupakan pelaksanaan kedua.
“Ya, baru kedua kalinya ini dilaksanakan. Di Gorontalo, baru Pohuwato yang menggelar Kemah Prasiaga,” kata Erni.
Menurutnya, kegiatan tersebut diikuti perwakilan PAUD dari setiap kecamatan. Pelaksanaan Kemah Prasiaga juga mendapat dukungan dari para guru serta orang tua atau wali peserta.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari para guru, termasuk orang tua atau wali dari anak-anak PAUD. Kami berterima kasih atas dukungan tersebut. Insyaallah, kegiatan ini menjadi bekal dan pengalaman bagi anak-anak,” ujarnya.
Erni mengatakan pengalaman mengikuti kegiatan kepramukaan sejak usia dini diharapkan dapat menjadi bekal bagi anak-anak ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Sebab, kegiatan kepramukaan akan kembali ditemui anak-anak ketika mereka memasuki lingkungan sekolah pada jenjang pendidikan selanjutnya.
“Dengan bekal dan pengalaman yang mereka dapatkan melalui kegiatan ini, semoga nantinya mereka dapat terus mengikuti dan terpilih dalam kegiatan Pramuka di sekolah pada jenjang selanjutnya,” tambahnya.
Ia menjelaskan, Kemah Prasiaga tidak hanya menjadi ajang permainan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter sejak usia dini.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai karakter, melatih kemandirian dan keberanian, sekaligus mengenalkan nilai-nilai kepramukaan dan kepedulian terhadap sesama melalui kegiatan yang dikemas secara menyenangkan.
Berbagai permainan dan perlombaan selama Kemah Prasiaga juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar bekerja sama, mengikuti aturan, berkomunikasi, mengenal lingkungan, serta membangun rasa percaya diri.
“Berbagai jenis lomba diikuti anak-anak dan mereka tampil dengan baik, karena peserta yang hadir merupakan anak-anak yang sebelumnya telah mengikuti kegiatan di tingkat kecamatan masing-masing,” pungkas Erni.mldi