HarianMetro.co, POHUWATO – Pencarian korban hanyut di Bendungan Randangan masih berlanjut oleh tim Basarnas Kabupaten Pohuwato dan masyarakat setempat.
Ratna Sudemahule (50), dengan sabar menanti kabar anak tercintanya, Wiranto (21), yang dikabarkan hilang sejak Selasa pagi, 9 Juli 2024. Dengan mengenakan pakaian dan jilbab hitam, Ratna bersama keluarganya duduk di tepi bendungan, hanya sepuluh meter dari lokasi terakhir kali Wiranto terlihat.
Ratna terlihat lemas, hampir tak percaya dengan nasib yang menimpanya. Ia terus berikhtiar dan berdoa, berharap keajaiban dari Sang Pencipta.
Iklan
Pantauan di lokasi menunjukkan, semakin banyak masyarakat yang datang ke Bendungan Randangan. Banyak dari mereka yang memberikan dukungan moril kepada Ratna.
Ratna Sudemahule dan almarhum Aziz Surahman, ayah kandung Wiranto, berasal dari Parimo, Sulawesi Tengah. Keluarga ini telah menetap di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato selama dua tahun terakhir.

Pihak berwenang dan masyarakat berharap pencarian ini segera membuahkan hasil dan Wiranto dapat ditemukan.
Sebagai informasi, TIM Basarnas, TNI-POLRI, Satpol-PP, Pemerintah Kecamatan Randangan dan Pemerintah Desa Ayula, akan memulai pencarian korban yang hilang di sungai Randangan.//AD