HarianMetro.co, POHUWATO – Turnamen balap perahu Katinting yang berlangsung di Pantai Pohon Cinta, Kecamatan Marisa, sebelumnya sempat menjadi perbincangan publik kini mendapat tanggapan dari pihak panitia. Isu yang menyebutkan kegiatan tersebut berpotensi merugikan daerah ditepis langsung oleh Panitia pelaksana kegiatan turnamen.
Dalam keterangannya, Ia menegaskan bahwa pelaksanaan turnamen tetap memperhatikan kewajiban terhadap daerah, termasuk pembayaran pajak yang bersumber dari penjualan tiket masuk penonton.
Ia menjelaskan, seluruh mekanisme pungutan dari kegiatan tersebut telah diperhitungkan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tidak ada potensi kerugian bagi pemerintah daerah.
Iklan
“Perlu kami luruskan, bahwa setiap pemasukan dari penjualan tiket tetap kami laporkan dan dikenakan pajak sesuai aturan. Jadi tidak benar jika kegiatan ini dianggap merugikan daerah,” ujarnya, Jumat (27/03/2026).
Menurutnya, selain menjadi ajang hiburan masyarakat, turnamen balap Katinting juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar, mulai dari pelaku UMKM hingga sektor jasa lainnya yang turut merasakan peningkatan aktivitas selama event berlangsung.
Iklan
“Justru kegiatan ini memberi efek positif. Perputaran ekonomi masyarakat meningkat, pelaku usaha kecil terbantu, dan daerah juga tetap mendapatkan pemasukan dari pajak,” tambahnya.
Ia pun berharap masyarakat tidak salah persepsi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, serta dapat melihat sisi manfaat yang dihadirkan, baik dari segi hiburan maupun kontribusi terhadap perekonomian lokal.
“Kami terbuka dan siap jika ada evaluasi. Tapi yang pasti, panitia berkomitmen menjalankan kegiatan ini secara tertib, transparan, dan tetap memberikan kontribusi bagi daerah,” pungkasnya.//HM