Bupati Saipul Pimpin Panen Perdana Padi di Cetak Sawah Rakyat Motolohu, Dorong Pohuwato Jadi Lumbung Pangan

0 32

HarianMetro.co, POHUWATO – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, bersama Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, serta Wakil Bupati Iwan S. Adam melaksanakan panen perdana padi di lokasi cetak sawah rakyat Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Rabu (06/05/2026).

Panen perdana tersebut menjadi momentum penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Pohuwato meningkatkan ketahanan pangan daerah sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi kawasan pertanian yang menghasilkan.

Keberhasilan panen ini merupakan tindak lanjut dari program penanaman padi yang telah dilaksanakan pada Januari 2026 di lokasi cetak sawah rakyat Desa Motolohu. Setelah melalui proses budidaya dan pendampingan intensif, lahan tersebut kini berhasil menghasilkan panen perdana yang diharapkan menjadi awal kebangkitan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Iklan

Dalam kesempatan itu, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya jajaran TNI melalui Kodim 1313 Pohuwato yang dinilai aktif mendampingi para petani sejak proses pengolahan lahan hingga masa panen.

“Apresiasi kami kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1313 Pohuwato, atas pendampingan intensif di lokasi cetak sawah rakyat ini hingga hari ini bisa dilakukan panen perdana,” ujar Saipul.

Usman Dunda

Menurut Bupati, kawasan yang kini menjadi lokasi cetak sawah rakyat tersebut sebelumnya merupakan lahan yang tidak dimanfaatkan dalam kurun waktu yang cukup lama. Namun, setelah jaringan irigasi Randangan kembali berfungsi dan didukung pendampingan berbagai pihak, lahan tersebut berhasil diolah kembali menjadi area pertanian produktif.

“Lokasi ini sudah lama tidak dimanfaatkan. Setelah saluran irigasi Randangan dapat digunakan, maka lahan ini kembali diolah dengan pendampingan intens dari TNI. Ini menjadi langkah nyata dalam menghidupkan kembali sektor pertanian di wilayah tersebut,” jelasnya.

Saipul juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Pohuwato mendapatkan program cetak sawah seluas 5.000 hektare yang diharapkan mampu memperkuat produksi pangan daerah di masa mendatang. Program tersebut menjadi peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan luas areal tanam sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian, termasuk melalui berbagai program yang dijalankan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato.

“Kami sangat mendukung langkah ini, terlebih dengan keseriusan Dinas Pertanian dalam mengembangkan potensi padi sawah di Pohuwato. Semoga ke depan hasilnya semakin meningkat dan memberikan kesejahteraan bagi petani,” tambahnya.

Panen perdana di Desa Motolohu menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan positif dalam pemanfaatan lahan pertanian. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut guna memastikan keberhasilan program cetak sawah rakyat serta peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Pohuwato.

Dengan bertambahnya lahan sawah produktif dan meningkatnya hasil panen, Pemerintah Kabupaten Pohuwato optimistis dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mewujudkan cita-cita menjadikan Pohuwato sebagai salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Gorontalo.//HM

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.