Respon Cepat Terhadap Keluhan Petani, YR Team Lansung Arahkan 4 Unit Excavator Lakukan Normalisasi

HarianMetro.co, POHUWATO — Aksi sosial yang dilakukan YR Team seolah tak pernah berhenti. Setelah sebelumnya melakukan normalisasi di Sungai Hulawa dan Sungai Dengilo, YR Team kembali turun ke lapangan dengan melakukan normalisasi pada saluran primer irigasi yang menjadi sumber air utama bagi para petani di Kecamatan Buntulia dan Kecamatan Duhiadaa, Jumat (30/01/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pertanian masyarakat yang dalam beberapa waktu terakhir terdampak serius akibat sedimentasi lumpur. Endapan lumpur di saluran irigasi menyebabkan aliran air tidak berjalan maksimal, sehingga mengganggu aktivitas pertanian dan berujung pada menurunnya produktivitas sawah warga.

Di tengah persoalan tersebut, YR Team tercatat sebagai satu-satunya kelompok penambang rakyat yang secara konsisten melakukan aksi nyata di lapangan. Hingga saat ini, belum terlihat keterlibatan penambang lain dalam upaya normalisasi sungai dan saluran irigasi yang terdampak.

Salah satu koordinator YR Team, (Jufrin) menyampaikan bahwa kegiatan normalisasi ini dilakukan dengan komitmen penuh dan tanpa batas waktu tertentu. Pihaknya menegaskan, pekerjaan akan dilakukan secara maksimal hingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani.

“Normalisasi ini akan kami lakukan secara totalitas tanpa batas waktu. Karena yang dikerjakan bukan hanya satu saluran, tetapi mencakup tiga jenis saluran irigasi, yakni saluran primer, sekunder, dan tersier, dengan total panjang kurang lebih 10 kilometer,” ungkap Jufrin.

Ia menjelaskan, normalisasi ini merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan waktu, tenaga, serta biaya yang tidak sedikit. Namun demikian, YR Team berkomitmen untuk menyelesaikannya demi memulihkan kembali sistem pengairan pertanian masyarakat.

Untuk mendukung pekerjaan tersebut, YR Team mengerahkan empat unit alat berat. Seluruh operasional, mulai dari bahan bakar hingga perawatan alat, sepenuhnya ditanggung oleh YR Team tanpa melibatkan anggaran pemerintah.

“Kami menggunakan empat alat berat, dan saat ini pekerjaan sudah memasuki hari pertama. Semua biaya operasional kami tanggung sendiri sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia berharap normalisasi ini dapat menjadi solusi nyata atas keluhan para petani yang sebelumnya sempat mencuat dan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPRD Kabupaten Pohuwato.

“Beberapa waktu lalu persoalan sedimentasi dan irigasi ini sempat disuarakan oleh petani di DPRD Pohuwato. YR Team hadir sebagai problem solver, bukan sekadar bicara, tetapi bekerja langsung di lapangan,” tegasnya.//HM

2 Kecamatan4 Unit Alat BeratBuntuliaDuhiadaaKabupaten PohuwatoKeluhan Petani SawahNormalisasi IrigasiYR Team
Comments (0)
Add Comment