Turnamen Pemuda Cup Jilid I Dibuka Dengan Meriah, Laga Perdana Langsung Memanas

HarianMetro.co, POHUWATO – Semangat kebersamaan dan sportivitas menyelimuti Lapangan Sumpah Pemuda, Desa Manawa, Kecamatan Patilanggio, saat pembukaan Turnamen Sepak Bola Pemuda Cup Jilid I resmi digelar pada Minggu (12/4/2026).

Mengusung tema “Membangun Semangat Solidaritas, Sportivitas, dan Gotong Royong Pemuda”, turnamen ini diharapkan menjadi wadah pemersatu generasi muda, khususnya di Kabupaten Pohuwato.

Ketua panitia, Janwar Hippy, menjelaskan bahwa turnamen ini lahir dari inisiatif para pemuda yang ingin mempererat tali silaturahmi melalui olahraga.

Ia menyebut antusiasme masyarakat, khususnya dari Kecamatan Duhiadaa dan Patilanggio, sangat tinggi dalam menyambut kegiatan tersebut.

“Turnamen ini berawal dari semangat silaturahmi teman-teman panitia. Melihat antusias masyarakat yang begitu besar, akhirnya kami sepakat menggelarnya di Desa Manawa,” ujar Janwar.

Janwar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Patilanggio dan Duhiadaa atas dukungan penuh, serta kepada Askab PSSI Kabupaten Pohuwato, perangkat pertandingan, wasit, sponsor, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini.

Meski diselenggarakan di tingkat desa, ia menegaskan bahwa turnamen akan dikelola secara profesional dengan standar layaknya kompetisi resmi.

“Walaupun berskala desa, kami berkomitmen menyelenggarakan turnamen ini secara profesional, sesuai standar liga,” tegasnya.

Turnamen ini dijadwalkan berlangsung selama 45 hari ke depan. Panitia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga kondusivitas agar pertandingan berjalan lancar hingga partai final.

Dalam pembukaan tersebut, panitia juga menghadirkan pesepak bola asal Gorontalo, Rivaldi Bauwo, yang saat ini tengah menjalani masa libur kompetisi.

Kehadirannya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pemain muda yang bertanding.

“Karena kebetulan Rivaldi sedang libur kompetisi selama beberapa bulan, kami mengundangnya untuk berbagi motivasi sekaligus memeriahkan turnamen ini,” tambah Janwar.

Dalam kesempatan itu, Rivaldi memberikan motivasi kepada para pemain muda agar terus berjuang dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita di dunia sepak bola.

“Semua butuh proses dan kerja keras. Sebagai pemain, kita harus memiliki jiwa kompetitif, tidak mudah putus asa, dan terus berusaha,” ungkap Rivaldi.

Ia menegaskan bahwa perjalanan menjadi pemain sepak bola tidak selalu mudah, terutama saat harus bersaing di level yang lebih tinggi.

“Sukses itu bukan hanya soal bakat. Kunci utamanya adalah disiplin, konsisten, dan kerja keras setiap hari,” tambahnya.

Rivaldi juga dijadwalkan akan turut ambil bagian dalam pertandingan pada fase delapan besar, yang semakin menambah daya tarik turnamen ini.

Sejumlah pihak turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini, di antaranya YR Team, Askab PSSI Pohuwato, Ketua DPRD Pohuwato Iqram Bahri Akbar Baderan, Komando Pohuwato, Alfarizky Gold, KNPI Provinsi Gorontalo, KNPI Pohuwato, serta Nippon Printing.

Sementara itu, Camat Patilanggio, Bani Kaluku, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung.

“Turnamen ini telah mendapat izin resmi untuk dilaksanakan, sehingga saya berharap seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan sampai ada tindakan dari pemain maupun suporter yang menimbulkan keributan,” tegas Bani.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kecamatan tidak akan segan menghentikan pertandingan apabila terjadi insiden yang mengganggu jalannya turnamen.

“Jika ada keributan yang membuat turnamen ini tidak berjalan sukses, maka saya tidak akan ragu menghentikan pertandingan. Mari kita jaga bersama agar kegiatan ini berlangsung aman dan sukses sampai selesai,” pungkasnya.

Melalui pantauan media HarianMetro.co, Pada laga perdana yang mempertemukan Tibean FC melawan A2 FC, pertandingan berlangsung sengit dan berakhir imbang dengan skor 1-1.

Namun, jelang akhir laga, suasana pertandingan sempat memanas setelah kubu Tibean FC melayangkan protes keras kepada wasit.

Protes tersebut dipicu keputusan wasit yang mengesahkan gol penyeimbang A2 FC, meski sebelumnya asisten wasit sempat mengangkat setengah bendera dalam proses terjadinya gol.

Keputusan itu dinilai tidak tepat oleh pihak Tibean FC sehingga memicu protes dari pemain dan ofisial tim kepada wasit utama.

Beruntung, situasi berhasil dikendalikan panitia dan perangkat pertandingan sehingga laga tetap dapat diselesaikan hingga peluit akhir. //Mldi

Janwar HippyKabupaten PohuwatoOlahragaPemuda CupProtes Wasit
Comments (0)
Add Comment