HarianMetro.co, POHUWATO – Open Turnamen Voli Kapolres Cup II Tahun 2026 resmi dibuka di halaman Mapolres Pohuwato, Rabu (26/8/2026) malam. Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu diikuti 19 tim, terdiri dari 12 tim putra dan 7 tim putri, dengan total hadiah sebesar Rp65 juta.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pohuwato, Moh. Afif, mengapresiasi komitmen Polres Pohuwato dalam mendukung pembinaan olahraga melalui penyelenggaraan berbagai turnamen sepanjang Agustus 2026.
Menurutnya, sebelum turnamen voli, Polres Pohuwato telah menggelar kompetisi e-sport dan mini soccer sebagai wadah bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Dalam bulan Agustus ini Kapolres telah melaksanakan tiga kegiatan olahraga, yaitu e-sport, sepak bola, dan pada malam hari ini melaksanakan turnamen voli,” ujar Afif.
Ia menilai turnamen tersebut menjadi ajang yang tepat untuk menjaring bibit-bibit atlet berbakat di Kabupaten Pohuwato.
“Acara ini dibuat untuk mencari bibit-bibit atlet. Alhamdulillah, Pohuwato memiliki banyak potensi yang harus terus dikembangkan,” katanya.
Dalam sambutannya, Afif juga mengungkapkan bahwa hingga kini KONI Pohuwato belum menerima dana hibah dari pemerintah daerah. Kendati demikian, pihaknya tetap berkomitmen mendukung setiap kegiatan olahraga.
Sebagai bentuk dukungan, dirinya bersama Ketua Komisi III DPRD Pohuwato, Nasir Giasi, memberikan bantuan dana pribadi masing-masing sebesar Rp2,5 juta atau total Rp5 juta untuk mendukung pelaksanaan turnamen.
“KONI hari ini memang dana hibahnya masih nol. Namun kami tetap mendukung kegiatan olahraga. Saya bersama Pak Ketua Nasir menyumbang secara pribadi masing-masing Rp2,5 juta, sehingga total Rp5 juta,” ungkapnya.
Afif juga menyebut Kapolres Pohuwato memiliki perhatian besar terhadap pembinaan olahraga voli.
“Kapolres juga diam-diam memiliki sekolah voli di Pulau Jawa, kalau tidak salah namanya Abimanyu. Ini menunjukkan beliau memiliki kepedulian terhadap pembinaan atlet voli,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni menjelaskan, turnamen Kapolres Cup II semula dijadwalkan berlangsung sebelum peringatan HUT Kemerdekaan RI, namun harus ditunda karena adanya agenda kedinasan.
“Sebelumnya kegiatan ini kami rencanakan sebelum 17 Agustus, tetapi harus ditunda karena kami harus ke Jakarta memperjuangkan Polres Pohuwato dalam penilaian Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Selain itu, kami juga menjadi tuan rumah pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih,” jelasnya.
Kapolres menambahkan, selain turnamen voli, Polres Pohuwato juga telah menggelar kompetisi e-sport, sementara turnamen mini soccer saat ini telah memasuki babak final yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (27/08/2026).
Menurutnya, Kabupaten Pohuwato memiliki banyak atlet potensial di berbagai cabang olahraga yang perlu mendapat pembinaan dan ruang untuk berkembang.
“Pohuwato ini luar biasa. E-sport memiliki banyak atlet, sepak bola juga demikian, dan voli pun memiliki banyak talenta. Tinggal bagaimana kita menyalurkan bakat-bakat mereka,” katanya.
Melalui penyelenggaraan Kapolres Cup II, Busrini berharap akan lahir atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Pohuwato di berbagai ajang olahraga.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen sebagai ajang mempererat persaudaraan serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Kepada para manajer dan pemain, mari kita sukseskan turnamen ini dengan menunjukkan martabat seorang kesatria, di mana persaudaraan lebih tinggi dari sebuah kemenangan. Mari tunjukkan pertandingan yang memukau dan junjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.//Mldi